Pernahkah anda ngobrol dengan ibu-ibu rumah tangga yang sehari-harinya berkerja sebagi online marketer? Berapa kira-kira penghasilan mereka per bulan? Saya pernah bertemu dan ngobrol bersama mereka. Biasanya mereka adalah ibu-ibu berhijab rapi memiliki beberapa anak usia sekolah yang harus dirawat.
Saya biasa mengira-ngira penghasilan mereka dari melihat kemana mereka menyekolahkan anaknya. Dan cukup mengejutkan memang, karena rata-rata mereka mengirim ke sekolah-sekolah Islam Swasta terkenal di sekitar kita, 2, 3 atau 4 anak sekaligus.
Di jawa timur misalnya, uang masuk SDIT terkenal kisaran 15 -20 jt, dengan SPP antara 750 ribu - 1.5 jt per bulan. Jadi kalau misal 3 anak saja yang masuk kesana, bisa dihitung berapa pengeluaran mereka tiap bulannya, hanya untuk pos pendidikan saja. Uang dari mana? Itulah hebatnya menjadi orang tua, karena gelar itu membuat kita melakukan apa saja demi yang terbaik buat anak-anak kita.
Dan ternyata mengeluarkan uang sebesar itu bisa sangat mungkin dilakukan bila ada kerja sama yang sangat baik antara suami dan istri. Terutama jika suami dengan senang hati mengakomodir kebutuhan istri yang ingin mengaktualisasikan diri, berpenghasilan sendiri, dan tidak sepenuhnya tergantung pada gaji suami.
Itulah yang dilakukan para ibu rumah tangga yang menjadi marketer online. Mereka menjual barang orang lain, memasarkannya di internet dan mengambil keuntungan darinya. Syaratnya mudah, tak perlu lulus sekolah atau jurusan tertentu. Yang penting anda familiar dengan dunia internet, akrab dengan media sosial seperti instagram, facebook, tweeter maupun berbagai situs jual beli yang sudah ada seperti olx dan tokopedia.
Ah ya, anda tetap butuh modal tentunya, minimal laptop spek menengah dan smartphone yang bagus. Tak harus mahal, yang penting tidak lemot untuk browsing dan berkomunikasi. Atau kalau belum memungkinkan, sukup smartphone yang sekarang di tangan dan akun facebook yang sudah ada untuk memulai. Sangat mudah kan?
Selanjutnya menentukan barang yang akan dijual. Sumbernya banyak, dan kita harus sangat jeli. Bisa saja berupa makanan, barang kerajinan, gadget, atau anda bisa juga menjual barang yang sekarang jadi kebutuhan primer dan sangat ngetren, busana muslim. Sangat banyak produsen busana muslim di Indonesia, dan anda bisa menjadi salah satu resellernya.
Bingung menentukan yang mana? Kenapa anda tidak mencoba menjadi online marketer produk-produk Aulia? Aulia adalah produsen Busana Muslim yang berpusat di Surabaya dan khusus melayani konsumen segmen menengah ke atas. Mereka memproduksi gamis, jilbab dan mukena berkualitas tinggi khusus untuk wanita dewasa.
Keuntungannya, anda tidak perlu modal selain yang saya sebutkan di atas tadi, karena anda tidak perlu mengambil barang dulu dan membayarnya baru menjualnya ke pelanggan. Sistem dropship yang diterapkan oleh Aulia Production memungkinkan reseller dan agen untuk fokus pada penanganan konsumen tanpa memikirkan urusan packing, kirim barang, mencari kurir yang bisa dipercaya dan seterusnya.
Agen dan reseller cukup mengiklankan produk yang sudah ada, melayani konsumen sebaik-baiknya, dan terus-menerus membuka pasar baru. Ah ya, jangan lupa mengupgrade kemampuan kita dengan mengikuti pelatihan-pelatihan mereka. Ada pelatihannya?
Tentu saja, menjadi marketing handal tidak bisa dilakukan dengan cara sekedar membagikan brosus, memasang iklan di medsos lalu mentag siapapun teman kita atau posting foto produk di beranda orang. Kita harus melakukannya sesuai dengan etika dan tata krama. Oh ya, mendapatkan pelatihan adalah keuntungan kedua menjadi reseller Aulia.
Keuntungan ketiga adalah penghasilan yang didapat. Setiap reseller mendapatkan diskon 20% untuk setiap produk yang dijualnya. Produk baru mukena felisha misalnya, dibandrol dengan harga 325 ribu rupiah. Jadi reseller mendapatkan 65 ribu rupiah setiap pcsnya. Dan berhubung kualitas produknya sangat tinggi, Aulia Production punya banyak pelanggan setia yang selalu menunggu kemunculan produk baru. Jadi sangat memungkinkan reseller untuk mendapatkan repeat order secara kontinyu.
Prosentasi diskon akan semakin tinggi ketika anda berhasil merekrut reseller di bawah bimbingan anda. Diskon yang anda dapat bisa mencapai 30% tergantung jumlah reseller aktif yang anda punya dan berapa nominal pengambilan anda tiap bulannya. Jadi masuk akal kan, kenapa mereka mampu memilihkan pendidikan terbaik buat anak-anaknya?
Untuk menghargai jerih payah agennya, Aulia Production juga menyediakan bonus bulanan dan tahunan untuk tiap marketer terbaiknya. Mungkin anda sudah membaca tentang 2x bonus sepeda motor yang didapat Mbak Nurul Fadhilah? Dan dia bukanlah reseller satu-satunya. Ada bonus umroh untuk Ibu Nurul Aishah yang profilnya akan ditulis berikutnya, Insyaallah.
Keuntungan berikutnya tentu saja dari ketersediaan wwaktu dan fisik yang kita luangkan buat suami dan anak-anak kita, karena itu adalah kewajiban paling utama yang harus menjadi prioritas pertama kita. Dengan bekerja di rumah, sesibuk-sibuknya kita masih bisa mengawasi anak-anak bermain dan belajar, masih bisa mendampingi perkembangan mereka setiap detiknya, dan tidak begitu saja melalaikan tanggung jawab kita mendampingi suami tercinta.
Bandingkan seumpama kita harus bekerja di kantor dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore, kadang harus lembur hingga jam 9 malam. Kapan kita bisa bertatap muka dengan anak-anak? Adakah kesempatan mendengarkan celoteh mereka tentang teman mainnya, mendengarkan keluhan mereka tentang susahnya pelajaran di sekolahnya? Adakah kesempatan kita untuk mengenal siapa saja teman-teman terdekatnya dan bagaimana karakter mereka? Sempatkah kita mengantisipasi bahaya yang mengancam mereka, karena semua itu nyata?
Mendidik anak tidak bisa dilakukan di akhir pekan saja ketika orang tua libur urusan kantornya. Orang tua tidak bisa lagi bersembunyi dibalik retorika kosong bernama, "kualitas lebih penting dibanding kuantitas" karena sangatlah mustahil menghasilkan hubungan yang berkualitas kalau kita hanya bertemu 1 - 2 jam saja tiap harinya.
Maka bekerja di rumah sambil menunggui anak mengerjakan PR atau mengawasi mereka bermain di halaman menjadi pilihan yang paling masuk akal. Tapi gimana memulainya? Daftar jadi reseller tentu saja. Isi formulis yang disediakan, ikuti step-step yang harus dilakukan dan beraksi sekarang juga.
Formulir yang mana? Oh ya, ini dia:
https://goo.gl/forms/Vq5Aj3MCeA0zPOuH2
Setelah itu silahkan mempelajari produknya, mendonload gambar-gambarnya dan iklankan di akun facebook anda. Dan ingat, beriklanlah secara elegan tanpa menjengkelkan orang lain. Selamat bekerja, Bunda.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar